Category Archives: Rumah

Membingkai Alam Dengan Kaca bagian 2

Agar tak terjadi efek “rumah kaca”—di mana cahaya matahari diserap masuk dan membuat panas ruang di dalamnya—maka beberapa dinding kaca ini tidak dibuat mati, melainkan bisa dibuka-tutup menurut kebutuhan. Beberapa vitrase diaplikasikan untuk menahan panas. Bahan yang dipilih juga bahan transparan agar tetap terkesan ringan dan tidak menutup pandangan secara masif. Ruang Terbuka Tanpa Sekat Minim sekat.

Baca juga : Distributor Jual Genset di Jakarta

Ini adalah gambaran interiornya. “Hanya ruang-ruang privat saja yang ditutup tembok masif. Selebihnya adalah ruang terbuka yang saling terintegrasi dan multifungsi,” Egha menjelaskan. Ruang keluarga di lantai bawah contohnya. Ruang ini ada dalam satu area dengan dapur. Dibatasi pintu kaca berderet, ruang keluarga yang juga digunakan sebagai tempat bersantap ini, memiliki view yang indah ke luar rumah. Berada di dalamnya, keluarga Fredy mengaku tak merasa terkungkung. Sembari bersantai bersama keluarga, mereka masih bisa melihat dan berinteraksi dengan orang yang lewat atau melihat segarnya tanaman.

Ketinggian Optimal Siang hari berada di dalam rumah ini selama pemotretan, kami tak merasakan gerah. Padahal, tanpa menyalakan AC. Bahkan, angin sepoi sesekali menyapu ruang, menyisip melalui bukaan-bukaan yang ada dan masuk ke ruangan. Perputaran udara yang lancar ini disebabkan oleh ketinggian rumah yang sengaja dibuat optimal. Rumah yang terdiri dari 3 lantai ini, jarak dari lantai per lantainya 4,2m. Sebuah ketinggian yang di atas rata-rata.

Memanfaatkan ketinggian ini, sebuah tangga gantung dihadirkan sebagai penghubung antar-lantai. Desainnya yang melayang memberi tampilan yang ringan menjulang, tak membatasi pandangan antar-ruang, dan mencuri perhatian karena keunikan desainnya. Elemennya diciptakan dari struktur baja yang dilapisi kayu yang sangat kuat namun tetap memiliki kesan alami. Ekspresi Diri Sang Pemilik Ada cerita lain tentang dinding kaca yang ada di rumah ini. Beberapa dinding kaca itu dilapisi dengan material coating.

Fredy yang adalah direktur sebuah perusahaan yang memproduksi produk coating, diberi kesempatan oleh sang arsitek untuk menampilkan keindahan produknya dalam rumahnya. Dinding kaca yang dilapisi material ini, terlihat berbeda dengan tampilan aneka warna rainbow coat. Saat malam tiba, konsep bingkai kaca yang dikombinasikan dengan rainbow coat ini membuat rumah terlihat sangat menarik dan menyala warna-warni seperti neon box. Kedinamisan warna mengekspresikan sang pemilik yang juga ingin selalu beda, ekstrim, dan energik ini.

Membingkai Alam Dengan Kaca ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik

Membingkai Alam Dengan Kaca ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik – Ada yang berbeda dari tampilan rumah ini dibanding rumah- rumah di sekitarnya. Itu yang rasakan saat datang pertama kali. Selain menjulang (tinggi), rumah ini juga terkesan sangat “transparan”. Hampir tak ada bagian dinding yang berbatasan dengan area luar rumah yang tertutup tembok secara penuh. Dinding kaca menggantikan tembok-tembok itu di banyak bagian.

Akibatnya, tembok rumah menjadi semacam bingkai yang memasukkan visual alam yang ada di sekeliling rumah ke dalam setiap ruang. Memanfaatkan Site Site rumah milik Fredy Chu (45) ini menghadap utara. Di sisi kiri rumah berhadapan langsung sebidang tanah yang menjadi jalan umum. Pengembang mengembangkan aturan, area yang langsung berhadapan dengan jalan umum ini tidak boleh ditutup dengan dinding solid.

Bagi sang pemilk rumah yang berkarakter energik, heboh, dan “ramai”, aturan ini sebuah keuntungan. Dengan area yang terbuka ke jalan, akan memberi kesempatan buatnya dan keluarga untuk bisa berinteraksi dengan alam dan penduduk sekitar. Namun, tentu sebuah tantangan buat Egha sang arsitek. “Area yang harus terbuka ini ada di sisi kiri rumah, yang artinya di bagian barat rumah. Tanpa dinding solid, maka rumah akan terpapar panas matahari di sore hari,” ucap Egha. Padahal, menurut Egha lagi, dalam rancangannya, ruang yang berbatasan dengan jalan ini adalah ruang keluarga yang dihadirkan untuk memfasilitasi aktivitas keluarga saat berkumpul.

Ia menambahkan, “Sisi keamanan juga harus dijaga mengingat area luar adalah jalan umum.” Dipagari Tanaman Material transparan adalah pilihan untuk mewujudkan desain terbuka ini. Deretan pintu lipat kaca diaplikasikan sebagai pengganti tembok. Untuk pengaman rumah, didirikan rangkaian wiremesh sebagai rangka untuk menjalarnya tanaman dinding.

Wiremesh ini juga sekaligus berfungsi sebagai pagar. Hasilnya, pagar tanaman ini justru menjadi salah satu focal point bagi rumah ini. Hadirnya tanaman, menjadi barrier yang mereduksi sinar matahari dan memberi kesejukan bagi lingkungan rumah. Elemen hijaunya memberi view menyegarkan jika dinikmati dari dalam rumah. Tak cukup dengan ini, sebuah kolam ikan dibuat melengkapi pagar tanaman.

Kehadiran elemen air pada kolam berperan sebagai cooler element bagi udara yang masuk ke dalam rumah. Lebih Terang Dinding kaca juga mendominasi bagian lain di rumah ini, utamanya yang berhadapan dengan area luar. Ini menjadikan Fredy dan keluarganya dapat berhemat listrik. Fredy yang tinggal bersama istri dan seorang anaknya yang masih balita, serta dua asisten rumah tangganya, tak memerlukan lampu di siang hari. Cahaya alami begitu mudah masuk ke dalam rumah dan meneranginya. Bahkan menurut sang istri, sampai pukul 6 sore pun rumah di perumahan elit Bumi Serpong Damai ini tak terasa gelap.